Tampilkan postingan dengan label MAKNA HIDUP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAKNA HIDUP. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Agustus 2013

Hati dan hari ini..

Ketika aku mengeja huruf menjadikannya kata,
Satu nama meraja di hati,
Menyelam setiap hembusan nafas dan kedipan mata,
Bahkan mengalur ritma detak jantung,

Tak pernah mengira kutemukan engkau sebagai bahagiaku,
Terus menguak keindahan dibalik keangkuhanmu,
Terus menginginkanmu melebihi diriku,
Aku mencemburui waktu, yang leluasa memainkan harimu,

Aaaaaaaaa aku mulai cinta,
... terimakasih untuk hati dan hari ini... ♥

Selasa, 23 Juli 2013

❝aaaaakkk❞

Kita telah memutuskan tak lagi bersama,
karna rintangan yang ada tak henti menghadang,
haruskah ku menepis resah ini?

Salahkah aku atas perasaan ini?
yang tak mampu menutupi,
aku masih cinta kamu.
biarkan aku pilih jalan tuk sendiri,
tanpa harus ada lagi,
cinta selain dirimu kasih..

Keyakinan yang memisahkan kita,
buatku bertanya,
adilkah ini??


Tia- Adilkah Ini on Tulus ?🎤 🎤 🎶 🎼 🎧 👯 💃

Senin, 22 Juli 2013

Ungkapan Sederhana

Terungkap rasa menahan lara,
Pedih merajam merasuk,
Adapun sakit ini aku yang menginginkannya,
Tak pernah terbesit sesal, karena ikhlas merupai kasih sayang yang engkau namakan cinta,
Mungkin memang kebodohanku tetap merangkai rasa di atas kesalahan.

Tapi, tahukah engkau?
Pernah aku memohon kepada jarak untuk meringkas rasa,
Bukan menjadikannya hampa, namun sederhana,
Pernah aku memohon kepada hati untuk melepas rasa,
Bukan tiada, namun kian merebak, walau aku tahu ini sebuah cacat.

Pergilah bersama rasa yang pernah engkau pupuk,
Musnahnya asa tentang kebersamaan  karena prinsip yang tak bisa menyatu,
Ku melepas ikatan yang pernah engkau tautkan,
Ikhlas dalam sadarku menguntai rasa bersama doa harapan engkau berbahagia seperti inginku..

Biarlah aku terus menjaga kenangan ini walau tanpa rasa terbalas,
Biarlah aku terus mendikte diam merelakan rasa ini menghambur,
Semua ini begitu dalam, namun aku tak perlu mengungkapkannya,
Karena engkaupun tahu, aku suka semua yang sederhana..

*CES*

Jumat, 01 Februari 2013

Baitul Arqom Purna

yakkk!!!!
mari kita mulai pembicaraan kita,

inilah puncak dari pembelajaran dan pengkaderan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah!

acara ini dimulai pada 27 Januari 2013, semua peserta diharap berkumpul sebelum jam 08.00. Semua masuk di hall 2 mendengarkan pembukaan resmi dari Ketua Stikes dan penyerahan mahasiswa kepada MPK 'Aisyiyah yag diwakili bu Hassta Dewi. Pagi ini dapet kejutan saat dateng, dapet bangu di depan sendiri, belakang dosen, nah kebetulan banget dosen pembimbing dan dosen pengujiku duduk sebelahan. Nah!!kebetulan macam apa ini??????
dosen pembimbing yang ibu-ibu berjilbab krem sedangkan dosen penguji calon skripsiku adalah bapak-bapak ganteng yang pakai batik cokelat ini. Aku dibelakangnya pencitraan jaga sikap semanis-manisnya sambil tak hentinya aku berdzikir :)


ada pretest pula loh tentang materi BAP!!

Kelar ini kita disuruh nyari kamar sendiri-sendiri sebelum masuk kelas kecil. Akunya sama Anggun, Jem, Wulan, Wont jadi sekamar, di barat ruang satpam. Nah harusnya buat bertuju tapinya cuma diisi kita berlima. Nah VIP banget tuh rasanya, pengen liat kayak mana bentuk kita?
nah ini pada ngerubungin ngemilin hasil rampokan di alfamart


kaya gini nih kedaan gudang persediaan makanan di kamar kami



masuk acara kedua yaitu kita di kelas kecil, sempet nih kita di kelas C sebelum kuliah kita foto-foto, sambil nunggu pendamping kelas C masuk kelas, nah pendamping kelas C sih mamiku :)

semacam iklan biskuit, sayangnya ga sekelas sama wont :(

ini sedang menyusun taktik untuk melarikan diri kalau pas bete kajian ntar :)

nah kelar kelas kecil kita ishoma, gaada waktu tidur! Kita ngejar kuliah lagi nah sampai Ishoma Maghrib, ini kita mandi pulang ke kostku,balik kampus lagi buat Maghrib berjamaah. Ada kajian sampai berlanjut dengan Isya', kelas C membahas keluarga sakinah dan Qorriyah Thoyibbah, nah sial di akuya dapet giliran buat ngisi kajian itu! :(

Lanjut kelas malam sampai jam 11malem, nah uda ga kondusif banget kan ya jam segitu kita uda merem melek dengerin narasumbernya. Kita dibubarin buat istirahat tapi nyatanya tetep aja gabisa tidur gara-gara di kamar pada nglawak sampe larut. Aslinya sih beneran nyesel nglewatin pertandingan MU vs Fulham di FA cup. Mau streaming nasib sinyal di kampus beneran bikin tobat!

akhirnya kita bisa tidur setelah jam 1, nah jam 3 kita uda digedor-gedor sama bu umu dan tentunya penjaga pintu kami, ya.. pak satpam :)
yang kebangun ikut shalat malam cuma aku, yang lain masuk musholla Pas shalat Shubuh. Setelah shalat Shubuh ini aku giliran maju kajian keluarga sakinah, yak ampun rasanya malu sama deg-deg an.Gimana engga? Orang yang dengerin itu bapak-bapak ibuk-ibuk anvullen juga yang notabene ahli agama :(

kelar itu kita jeda jam setengah 6-8 kita pulang ke kost lagi buat mandi dan ngeteh. Bego nya aku kunci kost lupa naruh, eh ternyata semaleman itu kunci ngegantung di grendel pintu. Untungnya ga ada yang usil :)
balik dari kost kita sarapan, nah kita sarapan di ruang serba guna fisio, disana ada kaca besar kan ya sekalian aja kita merias diri disitu,

ini kita kelewat narsis :)

abis ini agendanya kita mengunjungi panti asuhan yatim putra Muhammadiyah di Lowanu, nah disana ga banyak gambar yang kita tangkap. Soalnya aku cuma fokus di tugas kelompok yang harus menyelesaikan beberapa pertanyaan untuk dipresentasikan.
ini hanya sebagian anak panti, mereka ganteng-ganteng loh :)

nah ini inceranku, calon berondongku saat menerima kenang-kenangan dari bu Umu :*

kelar dari sini balik ngampus, lah kita kelas C ngebut bikin powerpoint buat dipresentasiin, 
ada istirahat Ashar nih kita manfaatin buat foto-foto di ruang fisio lagi :)
PECEL LELE SαLαм ρєяѕαнαвαтαη
TAMBAH GANI NIH..


BENTUKKU.. terlihat gurat kelelahan di wajahku, tapi bahagia bisa bareng kalian~ Pecel Lele :*

nah kelar presentasi kok ya aku ditunjuk jadi penyampai kesan pesan BAP!! padahal kan ya banyak yang intelek daripada aku :(

niatnya sih cuma mau sepatah duapatah kata, tapi nyatanya malah kaya gini.......

semacam curhat di buku diary kan ya? :P


kelar itu penutupan terus kita pulang kerumah masing-masing kan ya??

akhir kata, aku mau ngucapin banyak terimakasih kepada seluruh pembimbing dan pendamping BAP, semoga BAP kali ini bermanfaat bagi seluruh peserta kedepannya.
terimakasih juga kepada seluruh temen-temen yang uda bikin acara BAP ini lebih "hidup" terutama temen sekamarku yang gila!! bakalan kangen momen-momen ini :')

Senin, 07 Januari 2013

KISAH YANG ENGKAU TULIS SENDIRI~


Terlalu singkat?


Saat aku rapuh dan mulai berjalan sendiri,
Engkau datang menawarkan diri untuk menopang langkahku yang sedang kehilangan arah,
Meminjamkan bahu untuk tempatku bersandar ketika aku lelah,
Meresapi tiap kata yang aku ucap
Merasai segala perih yang aku jalani,
Menyeka setiap bulir kesedihan,
Mewarnai hariku dengan segala kekonyolanmu..

Aku mulai memaafkan diriku dan berdamai dengan penyesalanku,
Engkau terus menuntunku, menopangku dari samping dan mendorongku dari belakang,
Hingga aku merasa nyaman denganmu dan dengan diriku sendiri,
Aku mengenal dunia luar dari caramu menyadarkanku bahwa hidup terlalu singkat hanya untuk bersedih,
dan aku pun mulai bisa belajar menertawakan diriku sendiri,
yaaa.. betapa bodohnya aku pernah memilih jalan yang salah..

Apa yang ada pada dirimu,
senyummu..
tawamu..
kejujuranmu..
diammu..
kesabaranmu..
emosimu..
marahmu..
dan bijakmu..
semua itu mewarnai apa yang aku tulis saat ini,
Kunikmati setiap kehangatan yang muncul sejak itu,
hingga aku terjebak diantara cerita yang engkau kisahkan..

Aku pernah merasa takut  engkau menginginkan untuk meneruskan langkahmu sendiri,
Kini, saat itu tiba,
Aku tak bisa menahan,
aku akan belajar melepaskan..

Tak pernah mengira kisah ini akan engkau akhiri dengan berlalu tanpa kata,
Kubertanya pada diri,
Kesalahan apa yang kuperbuat?
Tapi aku tak pernah mendapat jawabannya,
Tidak juga darimu..

Seakan baru sebentar mereguk manis, kini aku harus menelan pahit kembali,
Bagai kehilangan sebelah mataku, sehingga aku kesulitan mengartikan indahnya warna,
Aku kehilangan sebelah tanganku, sehingga aku terlalu lemah untuk memeluk harapan-harapanku,
Aku kehilangan sebelah kakiku, sehingga aku terseok dalam melanjutkan perjalanan ini sendirian,
Tak ada lagi bahu untuk menopang, tak ada lagi pundak untuk bersandar..

Kususun kata demi kata hingga membuatnya terbaca dalam satu kutipan sajak tanpa suara,
Kutulis  kisah ini seiring hilangnya jejak terakhirmu yang tersapu waktu,
Aku tak pernah berharap waktu menghapus bayang teduhmu, maka ijinkan aku terus bermain dengan imajiku tentangmu selama aku mau,
Biarkan saja waktu mengalirkan kenyataan ini, akan kemana dan bagaimana waktulah yang akan menjawab..


~Terimakasih telah pernah bersedia selalu ada dan menjadi penyemangatku dalam berharap,

Terimakasih telah  menghias indah masa remajaku, walaupun pertemuan kita 
terlalu singkat namun engkau telah mengajarkanku banyak hal untuk memaknai hidup~


Selasa, 01 Januari 2013

welcome my new happiness (2013)


sebelum banyak ngoceh, saya Arifah Nur Khasanah, 21 tahun, jomblo ingin mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2013!!!!!!! HAHAHAHA

meskipun agak telat ya ini postingan tanggal 2 Januari, bukan kemarin 1 Januari. soalnya kemarin kan tahun baru, biasalah anak muda. Jalan-jalan :)
Akhirnya Desember pun berlalu dengan cepat, ga terasa aja tiba-tiba uda tanggal 31 Desember aja. Sama sekali ga ada persiapan, ga ada planning, gatau mau kemana, sama siapa, mau ngapain! maklum.. jomblo :(
lagian juga Jogja ujan kok..
yaudah sih, jomblo ga masalah, yang penting tetep bersyukur 21 Desember gajadi kiamat. Jadinya kan bisa ngrayain momment di 31 Desember :)

yuppps.. Tahun baru! familiar banget kan ya sama yang namanya kembang api sama terompet? ga afdol rasanya kalau tahun baruan tanpa keduanya, nahh.. Masalahnya kemarin itu tahun baruanku ga ada keduanya. jadi emang ga afdol :)

Bagiku, kembang api dan terompet hanya kesenangan masa kecil aja. Bukan berarti akusekarang merasa uda gede, tapi ya paling enggak bisa lah mikirin itu termasuk prioritas apa enggak. Secara menurutku itu malah cuma pemborosan aja. (Alibi anak kos) haha

kembang api sih gaperlu beli aja uda banyak yang nyalain tinggal ikut nikmatin aja, gratis!! hahaha. Naik di balkon, ngliat kembang api yang dinyalain di Tugu, Pingit, alun-alun dan Malioboro, keren...
gambar di atas sih cuma ilustrasi doank, ga sekeren itu sih. hahaha. yang jelas pas jam 00.00 itu langit jogja mendadak cerah aja. Nah kan gaperlu keluar duit, pasti juga uda banyak yang nyalain, ikut ngliat aja :)

Masalah terompet sih malah lebih ngeri. Bukan apa-apa sih, cuma agak ngeri aja tiap gedenger suara terompet. Masih aja kebayang omongan orang kiamat 21 Desemer, gataunya diundur pas tahun baru kan ga asyik. Maksudnya, takut itu samar terompetnya ditiup sama siapa? kalau yang niup Malaikat Israfil sih yang ada malah bikin kuburan massal kan di tahun baru? hahaha
kalau ngliatin gamabr terompet di atas, malah jadi bayangin kaya apa bentuknya terompet mailakat Israfil ya? haha. Ga mungkin kan bentuk kaya naga itu? atau bentuk sexophone? hmm. Rahasia Allah.

gaperlu beli juga sih terompet, disana-sini bayakan yang niup. Ikut dengerin aja uda lebih dari cukup, hemat uang, hemat tenaga, hemat napas dan mengurangi polusi suara. Ya sebenernya emang momment tahun baru inilah rejeki penjual terompet yang mendadak tumpah ruah di jalan-jalan menggelar dagangannya. semacam musiman..

sempet ga nyaman juga sih pas di twitter tanggal 31 Desember hampir seluruh TL berdoa biar ga hujan bla.. bla.. bla.. Pada ga sadar aja sih, kan ya hujan itu membawa berkah. Pada ga inget kali ya pas cuaca panas, pas musim kemarau, pas mau pacaran *ehh berdoa-doa minta hujan turun. Nah pas banget itu Senin sore mendung gelap memayungi Jogja, tambah galau deh ya yang pada mau hang out pas malem tahun baru. Kalau yang ga ada planning kaya saya sih nyante aja, hahaha

nah endingnya posting ini, marilah kita berdoa bersama semoga tahun baru 2013 ini membawa banyak berkah dan peruntungan, segala pengharapan terkabul, segala usaha dilancarkan, lancar jodoh, lancar rejeki, lancar skripsi, lancar wisuda, dan segalanya yang terbaik. Aamiin :)

itulah mengapa judul postingan ini adalah selamat datang kebahagiaank, karena pengahrapan akan kebahagiaan dan seluruh kebaikan yang membawa kesenangan selalu memayungi kehidupan kita di tahun 2013 ini. Aamiin..

*may new year peace touch every heart, thankyou for being my friend. Happy new year 2013, have a pleasant new year ever :)*

Senin, 17 Desember 2012

SEMESTER 7 :')



Bener-bener tekanan batin deh ya, banyak tugas, banyak masalah, banyak hambatan. Yang jelas emang kurang dukungan..  AAAAAAKKKKKKKK

Skripsi, makalah, jurnal, laporan pendahuluan, laporan pengkajian, laporan hasil, itu makanan saya sehari-hari. hmm, oke mungkin inilah apa yang ditakuti dari kuliah. Ga ada istirahatnya, ga ada berhentinya tugas dari dosen. Bener-bener terfosir, tapi ini yang namanya kewajiban jadi harus dikerjakan. Bukan masalah hasilnya, tapi proses belajarnya itu yang penting! Masalah nilai sih belakangan, yang penting tugas terkumpul tepat waktu! aahhh, dinamikanya anak kuliah ya kaya begini. Banyak ngeluh dosennya memberi tugas melebihi kemampuan mahasiwa karena saking banyaknya tugas dan yang jelas tingkat kesulitan tugas memang banyak diluar batas kewajaran, Allah aja ga ngasih cobaan melebihi kemampuan umatNya?! kaya ini nihh...

ya memang ga banyak yang bisa dilakukan, kecuali beusaha sekuat tenaga, diiringi doa selanjutnya ikhtiar ya.. tawakal :) . Saya merasa Semester 7 ini memang cobaan, inilah derita mahasiswa tingkat akhir.
semoga Allah selalu memberi kelancaran kepada saya, semoga, semoga, semoga.. aamiin  :')

Rabu, 12 Desember 2012

November Kelabu


Ini pertama kalinya saya menulis uneg-uneg di blog.

hmm, bulan lalu, November 2012 adalah bulan terberat dalam hidup saya. Cukup saya saja yang tahu, yang jelas saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu saya terutama dan kepada semuanya yang telah mensupport saya. Baik itu keluarga dan teman-teman yang selalu menguatkan saya. Mereka semua tidak perrnah membiarkan saya terjatuh. Mereka menopang! mereka tidak membiarkan saya tersesat. Mereka menuntun!

Saya merasa bersyukur, karena dengan semua masalah ini saya dapat menjadi lebih dewasa. Yang jelas lebih bahagia dengan kehidupan saya sekarang. Saya lebih bisa menikmati hari-hari saya, beraktivitas dan bersosialisasi dengan komunitas saya. hmm, ya inilah hidup. Sepahit-pahitnya yang saya lalui, Alhamdulillah saya merasakan manisnya juga di ujung kesakitan itu sendiri. Ya, karena antimainstream yang saya lakukan. Mungkin ada yang mengenal saya sabar dan selalu mengalah, tetapi sesabar-sabarnya saya jika saya disakiti terus menerus maka saya akan berontak! Saya tidak mau terus terinjak. Saya merasa masih punya harga diri, jadi saya memilih untuk melawan apa itu yang namanya kebiasaan saya "bersabar" itu.

Saya menyadari, semua ini tentunya karena Allah lebih mengetahui yang terbaik untuk saya.:)

Kamis, 06 September 2012

shitlicious: Bukan Jarak Pembunuhnya. Tapi Kita lah Pelakunya.


Aku ingat bagaimana caramu menyapa..
Aku ingat bagaimana caramu tertawa..
Aku ingat bagaimana caramu menunjukkan dunia..
Meski kita sudah tak berjumpa sekian purnama..

Wajahmu bersih tanpa noda dan tanpa dosa..
Suaramu semerdu nyanyian surga..
Kedamaian menyapa setiap kali kamu menawarkan telinga..
Itulah kenapa setiap saat bersamamu aku ingin berlama-lama..

Bersamamu aku merasa bisa menghadapi dunia..
Kamu selalu di sana dan menjadi saksinya..
Dari saat mimpiku baru sekedar wacana..
Sampai saat mimpiku menjadi nyata..

Aku ingat saat pertama kali mata kita berteguran..
Senyum ramahmu menyuguhkan kenyamanan..
Dan senyum itu menciptakan sebuah keyakinan..
Kamu dan aku memang akan berjalan beriringan..

Dari kamu aku belajar tentang keberanian..
Bersamamu aku berani membuat keputusan..
Karena kamu aku bisa mengalahkan keangkuhan..
Dan demi kamu juga aku berani melakukan pengorbanan..

Aku ingat hal-hal bodoh yang pernah ku lakukan dulu..
Mengendap-endap di toko emas buat beli cincin tanpa sepengetahuan kamu..
Sampe ibu-ibu penjaga toko meneriakiku..
Tapi itu semua tertebus oleh sebuah tangisan haru..

Aku ingat saat pertama aku memelukmu..
Sengaja lama-lama aku ciumi pundakmu..
Seakan-akan aku bisa menghirup aroma bebanmu di situ..
Saat itu lah aku merasa menjadi pria berguna bagimu..

Tapi aku sadar, hidup ini mungkin terlalu panjang untuk cerita cinta kita..
Aku sadar, masa lalu biarlah menjadi nostalgia..
Aku hargai keputusanmu untuk menutup bab terakhir cerita kita..
Aku yakin, ini memang saatnya kamu membiarkanku sendiri menghadapi dunia..
Karena hanya kamu yang bisa benar-benar mengenaliku apa adanya..

Awalnya, aku mengira jarak lah yang patut disalahkan..
Tapi sekarang aku mengerti, kita lah yang layak dipertanyakan..
Mungkinkah cinta ini hanya sekedar selingan?
Atau cinta ini layak dibawa hingga akhir kehidupan?

Aku percaya jarak tak pernah salah..
Aku percaya jarak tak mampu membuat cinta musnah..
Aku percaya jarak tak pernah jahat..
Aku percaya jarak justru mendidik kita jadi pasangan yang hebat..

Tapi tampaknya kini kau menyerah..
Dan aku pun tak bisa melawan atau menebar amarah..
Karena kisah ini berawal dengan pertemuan yang indah..
Aku tak ingin semuanya diakhiri dengan rasa gelisah..

Aku ikhlas melepaskanmu..
Akan ku ceritakan kisah kita kepada anak-cucuku..
Agar mereka tau, aku pernah menghidupi kisah cinta sehebat itu..
Agar mereka sadar, cinta itu tak hanya sekedar "aku mencintaimu"..

Selamat tinggal cinta..
Terima kasih untuk pelajarannya..
Aku tak pernah berfikir ini semua sia-sia..
Justru kisah ini membuatku semakin dewasa..
Untuk menyikapi ceritaku di bab berikutnya..

Sampai jumpa di hari yang lebih mulia..
Mungkin saat ini kita adalah dua tokoh utama di dalam film yang berbeda..


I remember when you asked me to write something about our story. And so sorry that I just do it right now. At least I have done what I've promised. Thanks for the memories, Edwina.

SOURCE: http://www.shitlicious.com/2012/09/bukan-jarak-pembunuhnya-tapi-kita-lah.html

Kamis, 08 Desember 2011

putus cinta tanpa sakit hati

Putus cinta memang menyakitkan bagi sebagian orang. Tapi tidak untuk sebagian orang lainnya. Entah sakit atau tidak, tergantung dari sebesar apa cinta kita kepada si dia.

Jika kita di posisi yang di putus. Harga diri kita seperti di injak-injak. Rasa malu dan tidak di inginkan menjadi bayang-bayang sementara.

Tapi bagaimana jika kita ada di posisi sebaliknya. Rasa bersalah dan tidak ingin menyakiti perasaan si dia tentunya ada. Walaupun kesalahan atau perilaku dia yang menyebabkan semua ini terjadi. Berdasarkan itu semua, berikut langkah-langkah yang harus di lakukan supaya si dia tidak sakit hati saat di putuskan. Setidaknya dapat mengurangi rasa sakitnya.

Carikan dia pengganti

Cari pengganti bukan berarti kita harus menjodohkan dia pada teman kita. Setidaknya kita kenalkan dia dengan salah satu teman kita yang cocok dengannya. Buat mereka akrab sehingga ada kedekatan di antara mereka.

Rundingkan

Berunding dengannya juga harus dengan kata-kata yang lembut. Usahakan melakukan di tempat yang tidak cuma kalian berdua di sana. Setidaknya ada orang lain di situ tapi tidak mendengar pembicaraan kalian. Ini mencegah dia emosi dan menimbulkan pertengkaran.

Alasan yang jelas

Alasan yang tidak di buat-buat. Alasan tepat dan benar kenapa harus berpisah. Misal karena sudah tidak ada kecocokan atau beberapa hal buruk yang tidak kita sukai dari dirinya.

Memberi kesempatan

Jika si dia ngotot dan tidak ingin berpisah, berilah kesempatan untuk memperbaikinya. Tapi dalam menjalani kesempatan itu hubungan tetap putus. Bilang kepada dia jika sudah bisa memperbaikinya suruh saja datang untuk mengambil kembali cintanya. Kemungkinan besar dia tidak akan kembali karena sama saja dia mengemis cinta kita.

Ciri orang yang mencintaimu

Kamu tidak akan menyangka jika teman dekat yang selama ini sudah seperti saudara. Ternyata diam-diam punya perasaan yang lain.

Dia mencintai kamu meskipun kamu sudah dengan yang lain. Tapi bagaiman kamu mengetahuinya.

Itu sangat mudah. Ciri-ciri orang yang mencintai kamu biasanya selalu ingin tahu kebiasaanmu. Di mana dia akan selalu menanyakan kebiasaan kamu secara langsung atau melalui orang lain.

Orang yang mencintai kamu akan selalu berusaha berkomunikasi denganmu. Kalau orang itu bukan teman dekatmu, meskipun kamu abaikan dia akan tetap berusaha menghubungimu

Jika memang benar orang itu mencintaimu. Dia akan selalu mengingat hal-hal yang kalian lakukan meskipun kamu sudah melupakannya.

Orang yang mencintaimu akan mencari tahu kesukaanmu dan dia berusaha menunjukannya. Jika itu merupakan suatu tempat, setidaknya dia akan membicarakannya atau mengajakmu walaupun pasanganmu harus ikut serta

Orang yang mencintaimu akan selalu memberi perhatian. Memang tidak terlalu berlebihan tapi tidak selayaknya teman biasa

Tentu bagi orang yang mencintaimu tidak akan membiarkan kamu menderita. Dia akan terus memberi solusi. Terkadang melebihi kekasihmu sendiri.

Orang seperti itu akan berusaha membuat dirinya sebagai teman curhatmu. Jika itu terjadi dia akan berusaha semaksimal mungkin mendengarkanmu

Jika kamu putus komunikasi dengan orang yang mencintaimu, tidak lama dia akan menemukanmu. Entah melalui sms, telfon, atau jejaring sosial. Kalaupun lama setidaknya teman-teman di akun jejaring sosialnya pasti ada yang namanya mirip dengan kamu karena dia mengira itu adalah kamu

Rabu, 07 Desember 2011

Sanusi Pane - Pagi ~

Pagi telah tiba, sinar matari
Memancar dari belakang gunung,
Menerangi bumi, yang tadi dirundung
Malam, yang sekarang sudahlah lari.
Alam bersuka ria, gelak tersenyum,
Berseri-seri, dipeluk si raja siang.
Duka nestapa sudah diganti riang,
Sebab Sinar Bahagia datang mencium.
Mari, O Jiwa, yang meratap selalu
Dalam rumahmu, turutlah daku.
Apa guna menangisi waktu yang silam?
Mari, bersuka ria, bercengkerema
Dengan alam, dengan sinar bersama-sama,
Di bawah langit yang seperti nilam.

Sanusi Pane - Kesadaran ~

Pada kepalaku sudah direka,
Mahkota bunga kekal belaka,
Aku sudah jadi merdeka,
Sudah mendapat bahagia baka.
Aku melayang kelangit bintang,
Dengan mata yang bercaya-caya,
Punah sudah apa melintang,
Apa yang dulu mengikat saya.
Mari kekasih, jangan ragu
Mencari jalan; aku mendahului,
Adinda kini
Mari, kekasih, turut daku
Terbang kesana, dengan melalui,
Hati sendiri

Sanusi Pane - Tanah Bahagia ~

Bawa daku ke negara sana, tempat bah’gia,
Ketanah yang subur, dipanasi kasih cinta.
Dilangiti biru yang suci, harapan cinta,
Dikelilingi pegunungan damai mulia.
Bawa daku kebenua termenung berangan,
Ke tanah tasik kesucian memerak silau,
Tersilang sungai kekuatan kilau kemilau,
Dibujuk angin membisikkan kenang-kenangan
Ingin jiwa pergi ke sana tidak terkata:
Hatiku dibelah sengsara setiap hari,
Keluh kesah tidak berhenti sebentar jua.
O tanah bah’gia, bersinar emas permata,
Dalam duka cita engkau mematahari,
Pabila gerang tiba waktu bersua?

Sanusi Pane - Kembang Melati ~

Aku menyusun kembang melati
Di bawah bintang tengah malam,
Buat menunjukkan betapa dalam
Cinta kasih memasuki hati.
Aku tidur menantikan pagi
Dan mimpi dalam bah’gia
Duduk bersanding dengan Dia
Di atas pelaminan dari pelangi
Aku bangun, tetapi mentari
Sudah tinggi di cakrawala
Dan pujaan sudah selesai
O Jiwa, yang menanti hari,
Sudah Hari datang bernyala,
Engkau bermimpi, termenung lalai.

Sanusi Pane - Sajak ~

Di mana harga karangan sajak,
Bukanlah dalam maksud isinya,
Dalam bentuk, kata nan rancak
Dicari timbang dengan pilihnya.
Tanya pertama ke luar di hati,
Setelah sajak dibaca tamat,
Sehingga mana tersebut sakti,
Mengingat diri di dalam hikmat.
Rasa bujangga waktu menyusun,
Kata yang datang berduyun-duyun
Dari dalam, bukan nan dicari
Harus kembali dalam pembaca,
Sebagai bayang di muka kaca,
Harus bergoncang hati nurani

Rustam Effendi - Kepada Yang Bergurau ~

O Engkau cucu Adam
Yang bermain di taman bunga, berteduh di bawah bahgia.
Alangkah senang sentosamu,
Menyedapi buah yang lezat, bertangkai di Pohon Asmara
O Engkau Ratna alam,
Yang bertilam kesuma nyawa, disimbur Asmara juwita,
Soraikan gelak suaramu,
Dipeluki tangan yang lembut, dicium, di riba Permata.
O Engkau makhluk Tuhan,
Sepatah madah tolong dengarkan, tolong pikirkan,
Sekalipun tuan dalam bergurau.
Jauh bersunyi tolan
Seorang beta dalam berduka, tiap ketika,
Merindukan tanah dapat merdeka.

Raja Ali Haji - GURINDAM DUA BELAS ~

Fasal 1

barang siapa tiada memegang agama
sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama

barang siapa mengenal yang empat
maka yaitulah orang yang makrifat

barang siapa mengenal Allah
suruh dan tegahnya tiada ia menyalah

barang siapa mengenal diri
maka telah mengenal akan tuhan yang bahri

barang siapa mengenal dunia
tahulah ia barang yang terperdaya

barang siapa mengenal akhirat
tahulah ia dunia mudharat


Fasal 2

barang siapa mengenal yang tersebut
tahulah ia makna takut

barang siapa meninggalkan sembahyang
seperti rumah tiada bertiang

barang siapa meninggalkan puasa
tidaklah mendapat dua termasa

barang siapa meninggalkan zakat
tiada hartanya beroleh berkat

barang siapa meninggalkan haji
tiadalah ia menyempurnakan janji


Fasal 3

apabila terpelihara mata
sedikitlah cita-cita

apabila terpelihara kuping
khabar yang jahat tiadalah damping

apabila terpelihara lidah
niscaya dapat daripadanya faedah

bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan
daripada segala berat dan ringan

apabila perut terlalu penuh
keluarlah fi’il yang tiada senonoh

anggota tengah hendaklah ingat
di situlah banyak orang yang hilang semangat

hendaklah peliharakan kaki
daripada berjalan yang membawa rugi


Fasal 4

hati itu kerajaan di dalam tubuh
jikalau zalim segala anggota pun rubuh

apabila dengki sudah bertanah
datang daripadanya beberapa anak panah

mengumpat dan memuji hendaklah pikir
di situlah banyak orang yang tergelincir

pekerjaan marah jangan dibela
nanti hilang akal di kepala

jika sedikit pun berbuat bohong
boleh diumpamakan mulutnya itu pekung

tanda orang yang amat celaka
aib dirinya tiada ia sangka

bakhil jangan diberi singgah
itulah perompak yang amat gagah

barang siapa yang sudah besar
janganlah kelakuannya membuat kasar

barang siapa perkataan kotor
mulutnya itu umpama ketor

di manatah tahu salah diri
jika tiada orang lain yang berperi

pekerjaan takbur jangan direpih
sebelum mati didapat juga sepih


Fasal 5

jika hendak mengenal orang berbangsa
lihat kepada budi dan bahasa

jika hendak mengenal orang yang berbahagia
sangat memeliharakan yang sia-sia

jika hendak mengenal orang mulia
lihatlah kepada kelakuan dia

jika hendak mengenal orang yang berilmu
bertanya dan belajar tiadalah jemu

jika hendak mengenal orang yang berakal
di dalam dunia mengambil bekal

jika hendak mengenal orang yang baik perangai
lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai


Fasal 6

cahari olehmu akan sahabat
yang boleh dijadikan obat

cahari olehmu akan guru
yang boleh tahukan tiap seteru

cahari olehmu akan isteri
yang boleh menyerahkan diri

cahari olehmu akan kawan
pilih segala orang yang setiawan

cahari olehmu akan abdi
yang ada baik sedikit budi


Fasal 7

apabila banyak berkata-kata
di situlah jalan masuk dusta

apabila banyak berlebih-lebihan suka
itulah tanda hampirkan duka

apabila kita kurang siasat
itulah tanda pekerjaan hendak sesat

apabila anak tidak dilatih
jika besar bapanya letih

apabila banyak mencacat orang
itulah tanda dirinya kurang

apabila orang yang banyak tidur
sia-sia sahajalah umur

apabila mendengar akan khabar
menerimanya itu hendaklah sabar

apabila mendengar akan aduan
membicarakannya itu hendaklah cemburuan

apabila perkataan yang lemah lembut
lekaslah segala orang mengikut

apabila perkataan yang amat kasar
lekaslah orang sekalian gusar

apabila pekerjaan yang amat benar
tiada boleh orang berbuat honar


Fasal 8

barang siapa khianat akan dirinya
apalagi kepada lainnya

kepada dirinya ia aniaya
orang itu jangan engkau percaya

lidah suka membenarkan dirinya
daripada yang lain dapat kesalahannya

daripada memuji diri hendaklah sabar
biar daripada orang datangnya khabar

orang yang suka menampakkan jasa
setengah daripada syirik mengaku kuasa

kejahatan diri sembunyikan
kebajikan diri diamkan

keaiban orang jangan dibuka
keaiban diri hendaklah sangka


Fasal 9

tahu pekerjaan tak baik tapi dikerjakan
bukannya manusia ia itulah syaitan

kejahatan seorang perempaun tua
itulah iblis punya penggawa

kepada segala hamba-hamba raja
di situlah syaitan tempatnya manja

kebanyakan orang yang muda-muda
di situlah syaitan tempat bergoda

perkumpulan laki-laki dengan perempuan
di situlah syaitan punya jamuan

adapun orang tua yang hemat
syaitan tak suka membuat sahabat

jika orang muda kuat berguru
dengan syaitan jadi berseteru


Fasal 10

dengan bapa jangan durhaka
supaya Allah tidak murka

dengan ibu hendaklah hormat
supaya badan dapat selamat

dengan anak janganlah lalai
supaya boleh naik ke tengah balai

dengan isteri dan gundik janganlah alpa
supaya kemaluan jangan menerpa

dengan kawan hendaklah adil
supaya tangannya jadi kapil


Fasal 11

hendaklah berjasa
kepada yang sebangsa

hendaklah jadi kepala
buang perangai yang cela

hendak memegang amanat
buanglah khianat

hendak marah
dahulukan hujjah

hendak dimalui
jangan memalui

hendak ramai
murahkan perangai


Fasal 12

raja mufakat dengan menteri
seperti kebun berpagar duri

betul hati kepada raja
tanda jadi sebarang kerja

hukum adil atas rakyat
tanda raja beroleh inayat

kasihkan orang yang berilmu
tanda rahmat atas dirimu

hormat akan orang yang pandai
tanda mengenal kasa dan cindai

ingatkan dirinya mati
itulah asal berbuat bakti

akhirat itu terlalu nyata
kepada hati yang tidak buta

Rustam Effendi -Lautan ~

Terdengar derai ombak, bercerai,
Terhampar ke pantai, sorai terurai.
Mengaum deram, derum lautan,
Walaupun di dalam malam yang kelam.
Terbentang muka, alun tiada,
Tergenang segara, tida’ terduga
Menyanam air, dalam arusan,
Satupun ta’ mungkin, dapat menyilam.
Demikianlah konon lautan hidup,
Bersabung ombak sebelah ke luar,
Bercatur rasaian, senang dan sukar.
Bagaimanakah artinya rahasia hidup?
Apakah ujud manusia bernyawa?
Seorang pun tiada mungkin menduga.

Sutan Takdir Alisyahbana - Dalam Gelombang ~

Alun bergulung naik meninggi,
Turun melembah jauh ke bawah.
Lidah ombak menyerak buih,
Surut kembali di air gemuruh.
Kami mengalun di samud’raMu,
Bersorak gembira tinggi membukit.
Sedih mengaduh jatuh ke bawah,
Silih berganti tiada berhenti.
Di dalam suka di dalam duka,
Waktu bahagia waktu merana,
Masa tertawa masa kecewa,
Kami berbuai dalam nafasMu,
Tiada kuasa tiada berdaya,
Turun naik dalam ’namaMu.
Powered by Blogger